Ada pertanyaan?


Nota kontan adalah bukti transaksi yang diberikan setelah pembayaran dilakukan secara langsung atau lunas pada saat pembelian. Dokumen sederhana ini masih banyak digunakan oleh toko, distributor, bengkel, usaha kuliner, dan berbagai bisnis lain karena mudah dibuat sekaligus membantu pencatatan penjualan.
Walaupun banyak transaksi sudah tercatat secara digital, nota kontan tetap berguna sebagai bukti bagi pembeli dan arsip bagi penjual. Nota yang rapi juga membuat bisnis terlihat lebih profesional serta mengurangi risiko salah paham tentang barang, jumlah, harga, dan pembayaran.
Nota kontan adalah dokumen transaksi yang menunjukkan bahwa pembeli telah membayar barang atau jasa secara tunai atau langsung lunas. Istilah “kontan” merujuk pada pembayaran yang diselesaikan saat transaksi, bukan pembayaran dengan tempo.
Nota biasanya dibuat minimal dua rangkap. Lembar asli diberikan kepada pembeli, sedangkan salinannya disimpan penjual untuk rekonsiliasi kas, pencatatan stok, dan pembuatan laporan. Pada usaha yang membutuhkan lebih banyak arsip, jumlah rangkap dapat disesuaikan untuk bagian kasir, gudang, dan akuntansi.
| Bagian | Keterangan |
|---|---|
| Nama dan alamat usaha | Identitas penjual serta informasi kontak |
| Nomor nota | Nomor unik untuk pengarsipan |
| Tanggal transaksi | Waktu transaksi dilakukan |
| Nama barang/jasa | Deskripsi item yang dibeli |
| Jumlah dan harga | Kuantitas, harga satuan, dan subtotal |
| Total pembayaran | Jumlah akhir yang dibayar pembeli |
| Tanda tangan/stempel | Pengesahan dari pihak penjual |
Jika bisnis memberikan diskon atau mengenakan biaya tambahan, tampilkan nilainya secara terpisah agar total mudah diperiksa. Untuk transaksi yang melibatkan pajak, sesuaikan format nota dengan kebutuhan administrasi dan ketentuan yang berlaku pada bisnis Anda.
Berikut contoh sederhana: Toko ABC menjual 2 box kertas continuous form seharga Rp350.000 per box. Nota mencantumkan nomor NK-0826-001, tanggal 29 Agustus 2026, nama barang, jumlah 2 box, harga satuan Rp350.000, dan total Rp700.000. Setelah pembayaran diterima, penjual membubuhkan tanda tangan atau stempel dan menyerahkan lembar asli kepada pembeli.
Contoh tersebut menunjukkan bahwa isi nota tidak perlu rumit. Yang terpenting, rincian transaksi terbaca jelas, perhitungan benar, dan setiap nota mempunyai nomor yang tidak berulang.
Nota kontan mencatat rincian pembelian yang langsung dibayar. Invoice umumnya merupakan permintaan pembayaran dan dapat memiliki tanggal jatuh tempo. Sementara itu, kwitansi menegaskan penerimaan sejumlah uang dan tidak selalu memuat rincian barang selengkap nota. Bisnis dapat menggunakan lebih dari satu dokumen sesuai jenis transaksi dan kebutuhan pelanggan.
Untuk nota beberapa rangkap, kertas NCR memudahkan tulisan pada lembar atas tersalin ke lembar berikutnya tanpa karbon tambahan. Anda dapat mempelajari karakteristiknya melalui artikel kertas NCR dan perbandingannya. Tentukan ukuran, jumlah ply, warna lembar, desain, dan nomor urut berdasarkan alur kerja bisnis.
Nota yang dirancang dengan baik mempercepat pelayanan dan membuat arsip lebih tertib. Upaya Lestari dapat membantu kebutuhan formulir bisnis dan cetakan beberapa rangkap. Konsultasikan ukuran serta spesifikasi melalui WhatsApp 0811 8179 912, telepon (021) 65304626, atau email sales@upayalestari.com.